Fasilitas Pembiayaan Ekspor dan Dana Bergulir UMKM

joko

  • *
  • 5
  • +0/-0
    • Lihat Profil
Fasilitas Pembiayaan Ekspor dan Dana Bergulir UMKM
« pada: September 17, 2016, 01:55:52 PM »
Oleh M. Z. Abidin, pegawai Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI*

Data BPS tahun 2012 menyebutkan jumlah UMKM sebanyak 56,5 juta unit atau tumbuh 15,3 persen dari tahun 2006 yang sebanyak 49 juta unit. Kontribusi UMKM dalam pembentukan PDB tahun 2012 meningkat 46 persen atau menjadi sebesar Rp1.505 triliun dibandingkan Rp1.032 triliun pada tahun 2006.

Sejak tahun 2009, setelah pemerintah membentuk LPEI, pembiayaan diberikan baik secara konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah kepada korporasi dan UKM. Data BPS menunjukkan nilai ekspor UMKM tahun 2012 tercatat tumbuh 28,2 persen sebesar Rp208 triliun dari tahun 2009 yang sebesar Rp162,2 triliun. Selanjutnya pada tahun 2015, pemerintah mengalokasikan dana sebagai tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada LPEI sebesar Rp1 triliun. Nota Keuangan APBN 2015 menyebutkan salah satu tujuan PMN kepada LPEI adalah untuk meningkatkan kapasitas LPEI dalam memberikan pembiayaan berorientasi ekspor kepada sektor UKM.

Selain melalui program KUR dan LPEI, dukungan Pemerintah terhadap sektor UMKM tercermin dalam alokasi APBN 2015 melalui alokasi dana bergulir. Kebijakan dana bergulir tersebut telah dilaksanakan sejak tahun 2008 untuk penguatan modal bagi Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (KUMKM). Nota Keuangan APBN 2015 menyebutkan dana bergulir telah direalisasikan sebesar Rp4.567,7 miliar kepada 570.350 KUMKM serta menyerap kurang lebih 1.140.700 tenaga kerja.

Sumber

asara90

  • *
  • 2
  • +0/-0
    • Lihat Profil
    • Bimbel
Re:Fasilitas Pembiayaan Ekspor dan Dana Bergulir UMKM
« Jawab #1 pada: Mei 29, 2017, 02:05:45 PM »
Wah semoga sana dana UMKM ini bisa terus-menerus membantu para pengusaha kecil dan menengah untuk mencari modal agar bisnis usaha yang dia buat bisa berkembang dengan baik nantinya.
Jasa Sertifikasi ISO yang profesional dalam menangani Konsultan dan Training ISO untuk Bisnis Anda.

Marc99

  • *
  • 4
  • +0/-0
    • Lihat Profil
    • Chest Freezer HORECA
Re:Fasilitas Pembiayaan Ekspor dan Dana Bergulir UMKM
« Jawab #2 pada: Juli 10, 2017, 03:28:53 PM »
Oleh M. Z. Abidin, pegawai Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI*

Data BPS tahun 2012 menyebutkan jumlah UMKM sebanyak 56,5 juta unit atau tumbuh 15,3 persen dari tahun 2006 yang sebanyak 49 juta unit. Kontribusi UMKM dalam pembentukan PDB tahun 2012 meningkat 46 persen atau menjadi sebesar Rp1.505 triliun dibandingkan Rp1.032 triliun pada tahun 2006.

Sejak tahun 2009, setelah pemerintah membentuk LPEI, pembiayaan diberikan baik secara konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah kepada korporasi dan UKM. Data BPS menunjukkan nilai ekspor UMKM tahun 2012 tercatat tumbuh 28,2 persen sebesar Rp208 triliun dari tahun 2009 yang sebesar Rp162,2 triliun. Selanjutnya pada tahun 2015, pemerintah mengalokasikan dana sebagai tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada LPEI sebesar Rp1 triliun. Nota Keuangan APBN 2015 menyebutkan salah satu tujuan PMN kepada LPEI adalah untuk meningkatkan kapasitas LPEI dalam memberikan pembiayaan berorientasi ekspor kepada sektor UKM.

Selain melalui program KUR dan LPEI, dukungan Pemerintah terhadap sektor UMKM tercermin dalam alokasi APBN 2015 melalui alokasi dana bergulir. Kebijakan dana bergulir tersebut telah dilaksanakan sejak tahun 2008 untuk penguatan modal bagi Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (KUMKM). Nota Keuangan APBN 2015 menyebutkan dana bergulir telah direalisasikan sebesar Rp4.567,7 miliar kepada 570.350 KUMKM serta menyerap kurang lebih 1.140.700 tenaga kerja.

Sumber

Harusnya gak hanya pembiayaan ekspor dan dana bergulir saja, tapi juga hal-hal lain yang dapat membantu kelancaran dan keberlangsungan UMKM tersebut. Jadi tidak setengah-tengah hehe soalnya UMKM di Indonesia lumayan berkembang dan jadi salah satu mata pencaharian masyrakat.
List Bisnis Makanan yang Menguntungkan untuk Anda Geluti. Penasaran?