MERAUP UNTUNG BUDIDAYA BELUT

mitrabelut

  • *
  • 2
  • +0/-0
  • BUDIDAYA BELUT & CACING LUMBRICUS
    • Lihat Profil
MERAUP UNTUNG BUDIDAYA BELUT
« pada: September 16, 2016, 01:16:51 PM »
Peminat kebutuhan belut nampaknya tidak pernah surut, meskipun peternak belut sudah mulai banyak masih saja belum bisa memenuhi kebutuhan pasar. Dengan demikian melakukan ternak /budidaya belut masih memiliki potensi yang cukup besar. Meski digolongkan dalam kelompok ikan, belut berbeda dengan jenis ikan pada umumnya. Belut biasa hidup di lumpur dengan air yang tidak terlalu banyak.  Kemampuan hidup di lumpur ini karena belut memiliki 2 sistem pernafasan. Habitat belut biasa ditemukan dirawa dan sawah, tetapi di sawah sudah sangat jarang sekali ditemukan, hal ini karena habitat belut disawah rusak oleh efek penggunaan pupuk pestisida / pupuk kimia yang berlebihan.


Seperti pada budidaya ikan pada umumnya, ternak belut juga dibagi menjadi 2, pembibitan dan pembesaran untuk konsumsi. Dalam melakukan budidaya belut bisa menggunakan kolam atau kita bisa memanfaatkan drum bekas sebagai pengganti kolam.  Baik dengan kolam maupun kolam drum proses atau cara budidaya sama,  hanya tempat / media budidayanya saja yang berbeda.

Cara Budidaya Belut Dengan Media Drum Bekas
Menyiapkan kolam budidaya belut
Metode ternak belut dengan drum ini tergolong dalam semi permanen. Selain menggunakan drum dalam budidaya belut secara semi permanen bisa juga memanfaatkan tong, kontainer plastic atau kolam terpal. Penyiapan kolam dalam ternak belut memanfaatkan drum bekas tidak sulit, berikut ini langkah-langkanya :
•   Bersihkan tong / drum hingga tidak tercium bau dari tempat penyimpanan        sebelumnya
•   Buat lubang memanjang pada drum
•   Letakan drum pada tanah yang datar dan juga beri pengganjal pada kanan dan kiri agar drum tidak terguling
•   Jangan lupa buat juga saluran pembuangan dibawah tong
•   Yang terakhir buat juga peneduh dari sinar matahari agar belut tidak kepanasan

Media Tumbuh Ternak Belut
Media tumbuh belut merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam budidaya belut. Dengan komposisi yang pas pada media tunbuh ini yang menentukan cepat atau lambat pertumbuhan belut diluar faktor pakan. Untuk kolam dari tong bekas menggunakan media berupa lumpur kering, kompos, jerami padi pupuk TSP, MPF dan mikroorganisme stater. Berikut ini tips membuat media tumbuh belut untuk kolam drum bekas
•   Dasar drum diberi lapisan jerami dengan ketebalan 50 cm
•   Lalu siram jerami dengan mikroorganisma stater. Komposisi 1 liter per drum
•   Selanjutnya diberi lapisan kompos setinggi 5 cm, bisa juga menggunakan pupuk kandang atau tanah humus
•   Lapisan yang terakhir adalah lumpur kering yang sudah dicampur dengan pupuk TSP 5kg. Lapisan yang terakhir ini setinggi 25 cm.
•   Tinggal masukan air besih kedalam drum setinggi 15 cm dan diamkan selama 2 minggu sebelum dimasukan belut karena harus melalui proses fermentasi dahulu.

Pemilihan Bibit Belut
Kolam drum beserta media tumbuh sudah siap tinggal kita masukan bibit belut, tetapi sebaiknya kita memilih bibit belut yang sehat, berikut ini beberapa kriteria bibit yang baik dalam budidaya belut
•   Pilih bibit belut yang memiliki ukuran yang seragam, hal ini bertujuan agar ketika waktu panen ukuran yang dihasilkan juga seragam sehingga dan juga mencegah terjadinya risiko kanibalisme atau saling memangsa
•   Gerakannya aktif dan lincah, tidak loyo.
•   Tidak cacat atau luka secara fisik.
•   Bebas dari penyakit.
•   Ukuran bibit belut kurang lebih panjang 10-12 cm
Pemberian Pakan
Pemberian pakan yang cukup juga bisa mencegah terjadinya kanibalisme di budidaya belut. Untuk takaran disesuaikan dengan berat populasi belut. Paling aman diberi pakan sebanyak 5-20% dari bobot tubuh /hari
Pemberian pakan bisa pada sore karena belut biasa mencari mangsa di sore dan malam hari.Untuk pakan bisa diberi cacing, kecebong, ikan kecil maupun keong mas dan bekicot yang sudah dicacah kecil-kecil.
Panen Belut
Dalam satu drum bisa diberi bibit sebanyak 2 kg dan dengan ukuran bibit 10-12 cm bisa dipanen setelah 3-4 bulan,
Untuk harga bibit belut rata-rata panjangnya 6-11cm dipasaran djual sekitar Rp.120.000/ kg (isi 75-110 ekor/kg) sedangkan harga jual belut komsumsi 60.000/kg isi 3-5 ekor.
Demikian langkah-langkah dalam melakukan budidaya atau ternak pembesaran belut dengan memanfaatkan tong/drum plastik bekas. Bila ada kebutuhan belut atau cacing (untuk pakan alami belut) dapat menghubungi MITRA PERKASA FARM      di nomor telepon  021-87 92 93 94


« Edit Terakhir: September 16, 2016, 01:18:29 PM oleh mitrabelut »

barcode123

  • *
  • 3
  • +0/-0
    • Lihat Profil
    • AGM Tech
Re:MERAUP UNTUNG BUDIDAYA BELUT
« Jawab #1 pada: Mei 30, 2017, 08:23:16 AM »
Wah, kira2 belut bisa dijadikan makanan olahan nggak yaa? semisal keripik belut dll. Kalau bisa, pasti laku keras. Karena cukup unik dan jarang ada.
Sedia Kertas kasir atau kertas struk untuk kebutuhan bisnis anda di Jakarta

retado

  • *
  • 9
  • +0/-0
    • Lihat Profil
Re:MERAUP UNTUNG BUDIDAYA BELUT
« Jawab #2 pada: Juli 27, 2017, 05:17:36 PM »
Wah selain budidaya lele, belut juga menjanjinkan sih kalau menurut saya...
Apalagi sampai sekarang memang masih ada yang mengkonsumsi belut...
Produk dengan bahan Pillow Indonesia dan kain dengan teknik Quilting menjadi peluang usaha yang bagus untuk kalangan UMKM